Pembuat Miras Oplosan Akan Di beri Hukuman yang Berat | Bandar Togel Terpercaya | Bandar Togel Online
[ 11-04-2018 ]
Pembuat Miras Oplosan Akan Di beri Hukuman yang Berat | Bandar Togel Terpercaya | Bandar Togel Online

Bandar Togel Online -  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat yakni Ineu Purwadewi Sundari mendesak aparat kepolisian menindak tegas pembuat miras oplosan yang telah membuat puluhan korban jiwa meningal. Pasalnya selain mematikan barang haram itu juga merusak moral generasi anak bangsa.

"Kasus miras oplosan ini kan terkait dengan nyawa manusia ya, sudah memakan banyak korban jiwa hingga puluhan orang. Jadi si pelaku atau pembuat miras oplosan ini saya kira harus dihukum seberat-beratnya karena selain meresahkan warga dan juga sudah 0membahayakan nyawa masyarakat." kata Ineu kepada Bandar Togel Terpercaya.

Ineu Purwadewi Sundari Secara Pribadi mewakili Provinsi Jawa Barat mengaku prihatin dengan kasus musibah miras oplosan di Kabupaten Bandung tersebut. Menurut dia hukuman yang berat dari aparat penegak hukum untuk pembuat miras oplosan tersebut diharapkan bisa menjadi pembelajaran agar tidak ada lagi pihak yang membuat minuman keras oplosan di Jawa Barat, di kutip dari Bandar Togel Terpercaya.

"Ini kan agar ada efek jera ya, kami juga yakin aparat kepolisian akan akan bekerja optimal mengungkap kasus miras oplosan di Kabupaten Bandung tersebut." kata Ineu kepada Bandar Togel Online , pada Hari ini.

Ia menghimpun agar warga tidak tergoda untuk mengonsumsi miras oplosan karena dapat membahayakan kesehatan. " Jauhi miras terlebih dalam agama Islam miras karena itu kan haram, apalagi miras oplosan selain haram juga sangat berbahaya karena bisa sampai merenggut nyawa." tambahnya.

Ineu juga mengajak seluruh pihak mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum hingga masyarakat untuk lebih intensif untuk mengawasi tempat penjualan miras oplosan di wilayahnya, mengutip dari Bandar Togel Online.

"Selain itu pencegahan terhadap miras oplosan ini juga harus dilakukan di lingkungan yang pertama yaitu di keluarga kita karena korbannya itu kan ada juga yang masih tercatat sebagai pelajar. Tentunya ini sangat miris karena keluarga itu harus menjadi benteng atau pertahanan pertama dari hal-hal negatif." Tambahnya, di lansir dari Bandar Togel Terpercaya.