Tidak akan ada Internet di bali pada hari NYEPI | Judi Online Indonesia
[ 14-03-2018 ]
Tidak akan ada Internet di bali pada hari NYEPI | Judi Online Indonesia
Judi Online Indonesia -  Menjelang Nyepi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar rapat pada Senin (12/3/2018) kemarin  tersebut diputuskan bahwa akses data internet melalui telepon seluler di Bali akan dimatikan selama 24 jam.

"Dalam rapat otu diputuskan untuk mendukung sepenuhnya Seruan Bersama FKUB (Forum Kerukukan Umat Beragama) Bali terkait pemutusan internet telepon seluler selama Nyepi 2018,"ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali Nyoman Sujaya

Setelah rapat tersebut, ucap dari Kemenkominfo akan mengeluarkan surat edaran kepada operator seluler yang beroperasi di Bali untuk memutuskan akses data internet selama 24 jam, yakni mulai Sabtu, 17 Maret 2018 pukul 06.00 WITA sampai Minggu 18 Maret 2018 pukul 06.00 WITA.

"Ini pertama kali hari raya suci Nyepi di Bali tanpa internet," tuturnya bersama tim Judi Online Indonesia

Sebelumnya, Majelis-Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali mengeluarkan Seruan Bersama yang salah satu isinya " Provider penyedia jasa seluler diharapkan untuk mematikan data seluler
Seruan Bersama tersebut merupakan  hasil dari rapat Bersama antara Kanwil Kementerian Agama Bali, Pemprov Bali, Polda Bali, Korem Bali, Forum Kerukunan Umat Beragama, serta instansi lainnya, pada Kamis (15/2/2018).

"Alasan pertama adalah di internet banyak hiburan. didalam internet banyak sekali hiburan, jadi semua internet tidak di berlakukan  ujar Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia

Meskipun telah digelar rapat bersama mengenai pemutusan akses internet di Bali selama Hari Raya Suci Nyepi 2018, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memastikan hal tersebut belum final."Saya sudah koordinasikan tetapi belum selesai. Nah sekarang masih digodok,"

Rudiantara mengatakan pihaknya telah meminta sejumlah pihak mengenai akses internet di Bali selama Nyepi. Masukan tersebut antara lain berasal dari Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, dan Asita.

Menurutnya, meski Bali punya kekhususan dari masalah agama, budaya dan pariwisata, namun keputusan untuk mematikan internet selama Nyepi harus mempertimbangkan kepentingan seluruh pihak."Plus minus harus dipertimbangkan, bukan hanya kepentingan operator seluler, bukan hanya kepentingan sekelompok tapi juga secara keseluruhan ekosistem Bali,"jelasnya.

Apalagi Bali merupakan salah satu tujuan pariwisata dunia yang tetap didatangi turis meski sedang dalam perayaan Nyepi. "Justru sekarang orang datang ke Bali untuk istirahat waktu Nyepi biar tidak diganggu dia tinggal di hotel,"ujarnya.

Rudiantara menjanjikan keputusan final akan keluar dalam minggu ini sebelum Nyepi 2018 yang jatuh pada Sabtu 17 Maret 2018. "Kalau masalah mematikan atau menonaktifkan (akses internet), itu hitungan jam juga selesai (keputusannya)," jelasnya. bersama tim Judi Online Indonesia